Tampilkan postingan dengan label Cubisan Kenangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cubisan Kenangan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Februari 2019

ROYAL SAFARI GARDEN TEMPAT PENGINAPAN YANG PENUH OBJEK WISATA

Sebenarnya ini kisah perjalannan saya hampir 5 tahun yang silam namun sayang ketika lihat foto2 nya kok ngak di ceritakan ya tepat nya tahun 2014 ketika itu saya mendapat undangan khusus dari kemendikbud pusat untuk pelatihan Dapodik

awalnya kami rombongan dari Riau tidak bisa ikut karena kabut asap yang menyebabkan kami tidak bisa terbang ke Jakarta, Alhamdulillah Allah maha baik di hari kedua Allah berikan kami kesempatan untuk berangkat karna sudah di perbolehkan untuk terbang

perjalan kami dari Bandara Soekarno Hata ke Royal Safari Garden menghabiskan waktu hampir 2 jam perjalanan

alamat hotel tempat acara kami tersebut Royal Safari Garden Resort Jl. raya puncak -cisarua, Bogor jawa barat
 Dokumentasi pribadi objek wisata yang layak di nikmati


tempat berenang yang mengasikkan




lokasi yang ada di tempat penginapan



Bisa melihat satwa tergantung jenisnya, kalau di pulau Reptil akan melihat berbagai macam ular, kadal, dan buaya









Kegiatan selama pelatihan dapodik di Bogor 






Hotel ini sangat saya rekom untuk berwisata bersama keluarga keren biggit deh





Senin, 01 Oktober 2018

KAMPUNG KELINCI PEKANBARU

Pada hari Jum'at, 28 September 2018, mencoba membawa M.Ibnu Sakti umur 22 bulan berwisata pengetahuan ke Kampung Rabbits.
kampung Rabbit terletak di Jalan Kenanga/Jalan SMP 26 Pekanbaru Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru Riau


Untuk masuk ke Tempat ini biaya untuk masuk untuk orang dewasa  Rp. 10.000,- anak- anak Rp. 5000
didalam Taman Wisata Kelinci ini kegiatan yang dilakukan memberi makan kelinci, dan bermain- main di tamannya

ada juga informasi bagaimana cara merawat kelinci




sumber foto Pribadi


Selasa, 18 September 2018

Worshop Penulisan Skenario Film bersama Aditya Gumay ( bagian 1 dari 2 tulisan)


Workshop di hari Pertama

Workshop penulisan Skenario Film tingkat Nasional yang diadakan Forum Lingkar Pena bekerjasama dengan Pusat Pengembangan Perfilman Kementrian pendidikan dan kebudayaan. sebelumnya yang menjadi tuan rumah adalah Palembang dan yang kedua tuan rumahnya adalah Forum Lingkar Pena Wilayah Riau

Acara yang diadakan di Hotel Drego jalan Sudirman Pekanbaru berlangsung selama 3 hari di mulai dari tangal 14 - 16 September 2018 dengan Instruktur Aditya Gumay


Hari 1 Pembukaan
 Pada hari jum'at tgl 14 September 2018 acara Workshop penulisan Film di mulai pada jam 14.00 Wib, di buka oleh Mc Azka dan Rozali
doc. Pribadi

Dilanjutkan  Tilawah alqur'an yang oleh salah satu siswa SMP Madani

doc. pribadi

Kata Sambutan dari Pengurus BPP Forum Lingkar Pena mbak Nurbaiti Hikaru , dilanjutkan dari Dinas Kebudayan Provinsi Riau yang di wakili bidang industri kreatif, dan dari Pusbang Film Kemendikbud.

Sebagai kehormatan di negeri melayu maka di pasangkanlah tanjak pada pembicara

besok kita sambung pada hari kedua ya. nantikan saja.

( masih bersambung )






Rabu, 05 September 2018

GURU YANG DI GUGU DAN DITIRU ( bagian 1 dari 3 tulisan )


GURU YANG DI GUGU DAN DITIRU
( catatan singkat dari seorang Abituren 1996 - 1999 = Siti Zulbaidah,SP.MP )

Di catatan ini saya coba mengingat kembali guru- guru yang mengajar di SPP/SPMA Negeri Padang tahun ( 1996 - 1999 masa saya menimba ilmu pertanian di padang)
1. Ibu  Ir. Upik Gadis,Ms. ibu yang sudah tidak gadis ini memimiliki Perawakannya yang kecil dan bahasa Minangnya yang sangat Kental, memang sangat cocok nama beliau disebut dengan Upik, Beliau Mengajar Mata Pelajaran Tanah dan Pupuk, juga Mata Pelajaran Iklim dan Klimatologi. Dari Buk upik ini ku belajar bagaimana Cara Menghitung Pengunaan Pupuk, jika kita punya 1 ha qita diajarkan tuk menghitung berapa kadar pupuk yang harus kita berikan pertanaman, dengan melihat berapa jarak tanam. dari beliau saya juga belajar bagaimana cara menghitung Berat Kering Tanaman, dengan hanya mengumpulkan daun- daunnya saja. satu lagi pelajaran yang tak terlupa dari ibu ini adalah ketika saya sholat di Mesjid Muhsinin beliau mengajarkan bagaimana cara melakukan shalat  Masbuk ketika kita sholat imam sudah sujud walaupun sudah di rakat terakhir  maka kita ikuti imam ruku lalu setelah salam kita sempurnakan rakat yang tertinggal maka resmilah kita mengikuti shalat berjamaah.

2. Bapak Masrul, Bsc yang Mengajarkan Alat dan Mesin Pertanian (ALSINTAN), dari beliau ku tahu apa itu traktor, Handtraktor, Handprayer, beliau tidak hanya mengajarkan bentuk dari alat pertanian tersebut, namun diajarkan tuk mengoperasikannya, misalnya Traktor, ternyata hampir sama dengan pengoperasian Mobil, dituas Sebelah kiri ada tertulis angka- angka, yang punya kegunaan untuk awal kita perlu pengunaan gigi 1 trus 2 dan seterusnya, untuk mundur kita perlu mengoper gigi kebagian belakang yang ada tulisan R nya, Pak Masrul merupakan salah satu Kepala Asrama yang selalu siap siaga tuk mengantarkan siswanya yang sakit untuk berobat. dan saya termasuk orang yang Pernah diantar beliau ke Rumah Sakit Yos Sudarso, karna pada saat itu saya adalah orang yang tidak bisa untuk makan pedas, bayangkan saja di Padang mana ada makanan yang manis, sehingga kujatuh sakit karna lambung ku tak tahan dengan pedas yang menyapa.

3. Bapak Eddy Eswandi, sempat menjadi walikelas waktu kelas IA jurusan Hortikultura, beliau adalah Guru Pasca Panen dan Guru Klapita Selekta, dari beliau, kutahu bagaimana cara buat manisan pala, Pembuatan tahu, Pembuatan tempe, Selai nenas, saus Tomat, tape, walau tak semua mahir ku praktekkan kembali, minimal kau tahu bagaimana cara membuatnya, dan beliau buka warung kecil-kecilan dirumahnya disana setiap hari jum'at kan pulangnya cepat, dan waktu makan siangnya masih lama, maka saya dan beberapa teman menganjal perut dirumah pak Eddy karna istri beliau pintar masak lontong, enak tenan euy, makyos rasanya.

4. Bapak  Darmansyah, Bsc, Beliau Guru Mata Pelajaran FISIKA dan Kimia, Ilmu kimia ini lumanyan menakutkan, karna menurut cerita salah satu senior ada temannya salah mencampur bahan kimia, sehingga terjadi ledakan, cerita senior itu lumanya membuat aku takut untuk sembarangan memegang bahan kimia. tapi dilabor kimia ku mengenal apa itu Tabung reaksi, erlemyer, Aquadest, Lampu Spritus, kertas lakmus dan lain- lain

Kita beralih ke Guru yang lain tapi di Episdode selanjutnya aja ya ^_^ >>>>> (Bersambung)
tetap nantikan episode ini selanjutnya jika masih penasaran dengan guru2 yang lain.

salam manis terkhusus untuk abituren 99

Jumat, 31 Maret 2017

SELAMAT JALAN BAPAK IR. AZHAR KASIM





Innalillahi wainna ilaihi roji'un Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fu"anhu 

Telah berpulang ke Rahmatullah, 
Bapak Guru kita 
Ir. Azhar Kasim. 
Senin, 27 Maret 2017
di RSUP Dr. M Djamil Padang
Sekitar pukul 20:20 wib

Semoga Almarhum Husnul Khatimah,
diterima Imam Islamnya serta Keluarga yang ditinggalkan Ikhlas Tabah dan Tawaqal pada Allah Swt
Aamiin Yaa Robbal'alaamiin
Al Fatihah


Berita Duka ini saya dapat dari postingan Abituren SPP/SPMA Negeri Padang di Facebook yaitu Bang Attaufik, dan dari sahabat Abituren  Yanti Sugiarti

Sekilas Mengenai Bapak IR. AZHAR KASIM

Pak Azhar Kasim Merupakan Guru Bimbingan Konseling ( BK) satu angkatan Dengan Ibu Ir.Upik Gadis, Msc, Bapak Ir.Alharis Afmar, Ibu Ir. Huriah Chair,Msc.
Pada Pelajaran Bimbingan Konseling (BK) Pak Azhar Kasim Mewajibkan seluruh siswa memiliki buku harian masing - masing yang qita tuliskan tentang masalah apa saja, trus nanti qita masing- amsing akan dipangil bapak tersebut keruangan beliau untuk dijawab permasalahan qita.

ada 8 Prinsip belajar yang di sampaikan bapak Ir. Azhar Kasim yang  masih tersimpan rapi dicatatan saya :
1. Motivasi
2. Harus dapat memusatkan Perhatian
3. Berusaha mengerti Pelajaran
4. Hal- hal yang dipelajari harus sering dibaca
5. Yakin pelajaran itu berguna pada diri qita
6. Perlu Istirahat
7. Hasil belajar yang qita capai dapat digunakan untuk pelajaran yang lain
8. Hal- hal yang menghambat pelajaran harus dijauhkan

Beliau juga pernah mengajarkan mata pelajaran Matematika.Pada saat kami  kelas 2 bapak Azhar kasim pindah ke Jakarta dan Sempat bertemu kembali Waktu Study Tour di Jakarta

Selamat Jalan Bapak Ir. Azhar Kasim, Semoga Ilmu yang engkau berikan menjadi Ladang amal buat bapak dan di tempatkan di posisi terbaik, serta keluarga yang di tinggalkan tabah dalam menerima kepergian bapak Ir. Azhar Kasim


Tertanda Abituren SPP/SPMA Negeri Padang Tamat Tahun 1999




Rabu, 13 April 2016

WE GREEN INDUSTRY ( WEGI ) V PT SEMEN PADANG (PART 2)

# Day 1
# Part 2

Setelah Puas berkeliling di Bukittinggi  kami melanjutkan perjalanan ke Batusangkar

# Batu Sangkar

Perjalanan Sahabat WEGI V berikutnya adalah ke Batu sangkar tepatnya ke Istano Basa/ Istana Pagaruyung.
Batu sangkar sendiri terdiri dari 3 Kecamatan yaitu : Kecamatan Lima kaum, Kecamatan Tanjung Emas dan Kecamatan Sungai tarab.

Dari Bukittinggi kami melewati  jalan raya Bukittinggi – Batusanggkar. Melewati jalan yang berkelok nan indah, seinggat saya setelah melewati banyak belokan kita memasuki Desa Salimpaung  disepanjang jalan banyak sekali  penjual  Kopi Kawa Daun. Di gerimis ini rasanya terbayang menikmati secangkir teh dari daun kopi yang sangat terkenal itu.

Mata saya tak mau terpejam  saat  saya lihat banyak sahabat WEGI V yang terlelap saya terus memandang  ke Jendela Bus PT Semen Padang, di perjalannan menuju Istano Basa ini saya  melihat sebuah Mesjid cantik  di tengah sawah. Ah seandainya ini perjalannan pribadi ingin rasanya melakukan sholat asyar di mesjid yang cantik ini

Sumber photo : Google

Bus terus melaju dengan tenang membuat saya menikmati perjalanan ini mata saya tak henti Memandang di jendela apa saja yang bisa terlihat oleh lensa mata.

Tiba- tiba uni Kaka ( Panitia dari PT.Semen Padang) menyebutkan bahwa kita melewati Istana si Linduang Bulan. Atau lebih di kenal dengan Rumah Gadang Sambilan Ruang. Di Istano silnduang bulan ini tempat menyimpan harta pusaka kerajaan Pagaruyung

 Kemudian sampailah kami di Istano Basa atau Istana Pagaruyung . Istana ini merupakan obyek wisata budaya yang terkenal di Sumatera Barat.
sumber : doc. Pribadi


Istano Basa yang berdiri sekarang sebenarnya adalah replika dari yang asli. Istano Basa asli terletak di atas bukit Batu Patah dan terbakar habis pada sebuah kerusuhan berdarah pada tahun 1804. Istana tersebut kemudian didirikan kembali namun kembali terbakar tahun 1966.

sumber : doc. Pribadi

Proses pembangunan kembali Istano Basa dilakukan dengan peletakan tunggak tuo (tiang utama) pada 27 Desember 1976 oleh Gubernur Sumatera Barat waktu itu, Harun Zain. Bangunan baru ini tidak didirikan di tapak istana lama, tetapi di lokasi baru di sebelah selatannya. Pada akhir 1970-an, istana ini telah bisa dikunjungi oleh umum.
Pada tanggal 27 Februari 2007, Istano Basa mengalami kebakaran hebat akibat petir yang menyambar di puncak istana. Akibatnya, bangunan tiga tingkat ini hangus terbakar. Ikut terbakar juga sebagian dokumen, serta kain-kain hiasan. Diperkirakan hanya sekitar 15 persen barang-barang berharga yang selamat. 

Istana Pagaruyung sekarang setelah di Renovasi tetap mempertahankan keaslian bentuk sebelumnya


di bawah tangga istano pagaruyung ini ada tempat penyewaan baju pengantin minang, sangat di sayangkan jika tidak mencobanya

hari telah mulai senja, kami pun bergegas menaiki bus untuk melanjutkan perjalanan makan malam di tepi danau maninjau.


Next berikutnya aja ya. biar lebih panjang bahasannya, he..he...




Lomba Cipta Puisi Nasional 2024 ( DL 28 Agustus 2024)

  MENULIS PUISI DAPAT SMARTPHONE & UANG TUNAI✨ Mari tuangkan perasaan kita melalui puisi dengan mengikuti Lomba Cipta Puisi Nasional 202...