Kamis, 24 Maret 2016

WE GREEN INDUSTRY V PT SEMEN PADANG ( PART 1)

# Day 1
# Part 1

Alhamdulillahhirobbil alamin akhirnya bisa kembali ke " Bumi Andalusia "Horeeee.Sebelumnya trimakasih buat Komunitas WEGI dan PT. Semen Padang yang sudah memberikan saya kesempatan untuk kembali lagi disini.

Perjalanan 8 jam yang saya tempuh dari kota Pekanbaru -Riau melalui jalur darat  tidak membuat saya lelah menunggu hari ini di Bandara Internasional Minangkabau bersama 4 sahabat lainnya dari Pekanbaru ( Bayu, Bhaskoro, Tius, Mutia )

subuh  di bandara 

Sembari menikmati Segarnya mentari pagi di Bandara Internasional Minangkabau, saya dan Mutia berkeliling bandara dan menemukan 2 sahabat WEGI V lainnya yang baru saja mendarat. yaitu Haris dari Aceh dan Rudi dari Medan.

Tak lama setelah itu kami melihat bus Semen Padang yang biasa untuk membawa Atlit Semen Padang FC. ternyata di dalam Bus udah ada  sahabat WEGI V lainya dan panitia. dan setelah berganti kostum layaknya atlit semen padang FC, kami bertemu dengan sahabat WEGI yang dari luar pulau sumatra, melanjutkan perjalannan menuju Destinasi  yang ada di Bukittinggi

Sarapan pagi yang leziz di RM. Ajo Kiambang, Menunya : Soto Padang pake Dedeng, Lontong, serta Air kelapa muda Murni, kuliner pembuka yang mengenyangkan sekali.

Sambil menuju Destinasi I kami semua berkenalan sambil tertawa ceria, layaknya saudara lama yang jarang bersua.

# Bukittinggi I Coming

akhirnya setelah melewati beberapa kabupaten dan kota yang berhubungan langsung menuju Bukittinggi
kami langsung menuju jam gadang.  jam gadang ini merupakan saudara kembar nya 'Big ben" yang ada di London. bedanya di Jam gadang Bukittinggi penulisan angka 4 tertulis IIII  seharusnya kalau tulisan Romawi seharusnya IV.
sumber foto : @ RoviAdiyantoW

Sambil menunggu sahabat- sahabat WEGI yang pria sholat jum'at kami berkesempatan untuk melihat dagangan disini. Tips menawar yang di ajarkan oleh uni kaka adalah tawar lah harga sebelum membeli agar dapat harga murah. oke deh uni kaka.


setelah para lelaki siap sholat jum'at kami pun makan siang di Los Lambuang pasa lereang Bukittinggi. makananya Lezat dan serba santan tentunya. kami makan di Lapau nasi Nier makanannya beragam 



Perjalanan berikutnya ke Lobang Japang dan Ngarai Sihanouk. 
Lobang Japang ini panjangnya lebih dari 1.400 Meter dan berkelok-kelok di buat oleh tentara jepang pada tahun 1942 di bawah kota Bukittinggi, lobang japang ini telah di lakukan renovasi sehingga lobang japang ini terkesan lebar dan tidak pengap. setahu saya sih dulu kalau kita masuk ke lobang japang ini harus bawa senter untuk penerangan sekarang sudah banyak cahaya yang masuk kedalam lobang ini.



didalam lobang jepang terdapat banyak sekali ruang-ruang : Ruang Amunisi, Ruang Sidang,Ruang Makan, Pintu pelarian, penjara, dapur, Pintu penyergapan. jangan khawatir nyasar di lobang japang karena banyak gaet/ pemandu yang akan menjelas kan arah

# Ngarai Sianok
Ngarai sianok atau lembah diam ini merupakan lembah yang hijau dan subur, didasarnya mengalir sebuah anak sungai yang berliku. untuk melihat view ngarai sianok ini dari Lubang Japang kita harus mendaki yang lumayan melelahkan menurut saya,
hasil dari pendakian yang melelah kan menaiki anak tangga pemandangan yang luaaaar biasa, subhannllah


# Batusangkar
Batusangkar merupakan ibukota dari Kab. Tanah Datar. banyak yang akan saya ulass tunggu aja besook ya
Next..........................










Jumat, 19 Februari 2016

MILAD FORUM LINGKAR PENA KE 19


Milad Forum Lingkar Pena ke 19 yang jatuh pada tanggal 22 Februari 2016
pada tahun ini di adakan di Kota Budaya Yogyakarta
tema yang di Usung pada Milad ke 19 Forum lingkar Pena : Sastra Santun di Era Digital

Sejarah Berdirinya FLP
Tahun 1997, Helvi Tiana Rosa, Asma Nadia, Muthmainnah dan teman- temannya  dari Fakultas Sastra Universitas Indonesia bertemu di Mas­jid Ukhuwah Islamiyah, Universitas Indonesia. Pertemuan berlanjut dengan diskusi tentang minat membaca dan menulis di kalangan para remaja Indonesia. Percakapan tersebut sampai pada kenyataan semakin mendesaknya kebutuhan masyarakat akan bacaan yang bermutu. Di sisi lain sebenarnya banyak anak muda yang mau berkiprah di bidang penulisan, tetapi potensi mereka kerap tak tersalurkan atau intensitas menulis masih rendah, di antaranya karena tiadanya pembinaan untuk peningkatan kualitas tulisan. Lebih dari itu, semua yang hadir menyadari betapa efektifnya menyampaikan gagasan melalui tulisan.
Akhirnya yang hadir sepakat untuk membentuk organisasi kepenulisan. Maka pada tanggal 22 Februari 1997 berdirilah Forum Lingkar Pena, sebagai badan otonom Yayasan Prima dan mba Helvi Tiana Rosa (HTR)  terpilih sebagai Ketua Umum. .
Tahun 1998, seorang penulis muda dari Kalimantan Timur: Muthi Masfufah, mendirikan FLP Wilayah Kalimantan Timur yang berpusat di Bontang serta cabangnya di Samarinda, Balik Papan, Tenggarong dan kemudian Sangata. Inilah kepengurusan wilayah pertama dalam sejarah FLP. Pada tahun 1999, mulai banyak permintaan dari daerah, untuk membentuk kepengurusan FLP di tiap provinsi.
Majalah Annida—sebuah majalah fiksi Islami bertiras sekitar seratus ribu eksemplar perbulan—yang dimpimpin oleh Mbak HTR pada waktu itu, menjadi salah satu sarana bagi munculnya karya-karya anggota FLP. Majalah tersebut juga membuat rubrik khusus berisi info FLP dan menjadi sarana merekrut anggota baru. Yang mengejutkan, lebih dari 2000 orang mendaftar menjadi anggota melalui Annida. Ditambah lagi, sampai tahun 2003, berdasarkan masukan dari tiap wilayah, tak kurang dari 3000 orang telah mendaftarkan diri pula melalui berbagai acara yang digelar oleh perwakilan-perwakilan FLP di seluruh Indonesia dan mancanegara.
Dari jumlah itu, sekitar 700 adalah penulis aktif. Mereka tinggal di lebih dari 125 kota di Indonesia. Banyak di antara mereka meraih penghargaan dalam berbagai lomba penulisan tingkat provinsi, nasional bahkan internasional. Sekitar 75% penulis majalah Annida, bergabung dalam FLP. Lalu ada pula sekitar ratusan pengelola dan penulis buletin atau media kampus. Kebanyakan anggota FLP adalah pelajar dan mahasiswa. Ada juga pegawai negeri, karyawan swasta, buruh, ibu rumah tangga, guru, petani,  dan lain-lain.
FLP adalah organisasi inklusif. Keanggotaannya terbuka bagi siapa saja tanpa memandang ras maupun agama. Mayoritas anggota FLP memang muslim, namun tingkat pemahaman keislaman mereka tidak seragam. Banyak pula non muslim yang bergabung. Meski demikian para anggota FLP memiliki niat yang sama: membagi seberkas cahaya bagi para pembaca dan menganggap kegiatan menulis adalah bagian dari ibadah.
Susunan Pengurus Forum Lingkar Pena Masa Bakti 2013- 2017
Penasihat
  • Taufiq Ismail
  • Pipiet Senja
  • Boim lebon
  • Heru Susetyo
  • Joni Ariadinata
Dewan Pertimbangan:
  • Helvy Tiana Rosa
  • Asma Nadia
  • Maimon Herawati
  • M. Irfan Hidayatullah
  • Setiawati Intan Savitri
  • Gola Gong
  • Habiburrahman El Shirazy
Ketua Umum: Sinta Yudisia Wisudanti
Sekretaris Jenderal: Afifah Afra
Ketua Harian 1: Rahmadiyanti Rusdi
Ketua Harian 2: Adam Muhammad
BIDANG SEKJEN
Kesekretariatan:
  • Dalilah Adzfar
  • Lia Octavia 
  • Vira
Humas:
  • Asri Istiqomah
  • Hendra Purnama
  • Sri Widiyasuti
  • Zaki
Bendahara:    
  • Aferu Fajar
  • Wiwiek Sulistyowati
BIDANG 1: KADERISASI, KEKARYAAN DAN JARWIL
Divisi Kaderisasi
  • Ganjar Widhiyoga (Koordinator)
  • Muthi Masfuah
  • Khairani
  • Gegge Mapangewa
  • Nanik Susanti
  • Aslul Khitan
  • Aries Adenata
  • Awi
  • Irfan Azizi
Divisi Karya
  • Topik Mulyana (Koordinator)
  • Azzura Dayyana
  • Denny Prabowo
  • Ibnu HS
  • Agus Wibowo
  • Mashdar Zainal
  • Yanuardi Syukur
Divisi Jaringan Wilayah
  • Sri Rahayu/Naqiyyah Syams
  • Mildaini
  • Irja Nasrullah
  • Alimin Samawa
  • Billy Antoro
  • Sudi
BIDANG 2: BISNIS, ADVOKASI, DAN RUMAH CAHAYA
Divisi Bisnis
  • Koko Nata Kusuma (Koordinator)
  • Adam Muhammad
  • Nurbaiti
  • Nunu el-Fasa
  • Danang Kawantoro
Divisi Rumah Cahaya
  • Siska Puspitasari (Koordinator)
  • Wiwik Hafidzoh
  • Fakhruddin Ahmad
  • Retno Fitriyanti

sumber : http://flp.or.id/index.php/susunan-badan-pengurus-pusat-forum-lingkar-pena-2013-2017/

Senin, 01 Februari 2016

REBUT 5 TIKET PETUALANGAN WISATA HERITAGE GREEN INDUSTRI DI PADANG SENILAI 5 JUTA ( DL 23 Februari 2016)


Rebut 5 Tiket Petualangan Wisata Heritage Green Industri di Padang Senilai 5 Juta


posterwegi5-18-19-revtema
Dalam rangka meramaikan kegiatan Wisata Heritage dan industry Semen Padang Sabtu, 19 Maret 2016 (www.semenpadang.co.id | twitter : @semenpadang1910) yang akan  diikuti oleh sekitar 55 peserta se-Sumatra,  maka komunitas wegi bekerjasama dengan Semen Indonesia memberikan kesempatan bagi para blogger/penggiat sosmed beserta komunitas lingkungan dari NON SUMATERA untuk berpartisipasi di kegiatan tersebut.
Menyadari jarak yang jauh dari peserta NON SUMATERA maka kunjungan 1 hari tentu tidak cukup dari aspek waktu dan tenaga, selain itu edukasi mengenai  green industry yang dilakukan Semen Indonesia akan dilaksanakan pula di anak usaha khususnya industry semen di bawah Semen Indonesia Group. Untuk itu PT Semen Indonesia bersama komunitas WEGI menambah destinasi kunjungan 1 hari dan kesempatan hanya untuk 5 pendaftar terpilih. Ikuti syarat dan ketentuannya sebagai berikut:
  • Area Kunjungan :
    • 18 Maret 2016 Destinasi Bukit Tinggi (Jam Gadang, Ngarai Sihanok, Great Wall, Museum Bung Hatta dll)
    • 19 Maret 2016 Destinasi Padang (Batik Tanah Liek, Museum Bank Indonesia, PLTA Rasak Bungo, Heritage Industri pabrik Indarung I didirikan 1910, Taman Reklamasi, WHRPG dll)
  • Syarat Mengikuti Kontes :
    • Memfollow akun @semenku@semenpadang1910@komunitaswegi
    • Membuat posting di Twitter tentang PT Semen Padang dgn hastag #wegreenindustry. Materi posting : text, gambar, poster, meme, video
    • Membuat tulisan singkat (ngeblog) minimal 200 kata dengan tema bebas yang memuat salah satu atau semua kata : “Semen Padang”, “1910”, “kami telah berbuat sebelum yang lain memikirkannya”, “pabrik Indarung VI”, “industri semen”.
    • Mengirimkan link tulisan ke @komunitaswegi atau info@wegi.org
    • Batas akhir tulisan 23 Februari 2016
  • Mengingat penjemputan di Bandara Soekarno Hatta, maka acara ini recommended untuk Blogger/Penggiat Sosmed di Jawa. Bagi yang diluar Jawa tetap dapat mengikutinya, dengan ketentuan penjemputan di Bandara Soekarno Hatta.
  • Info lebih lanjut hub WA : 082333667734 atau 081331130903
Catatan: Informasi diatas adalah resmi, sekaligus merevisi kesalahan kalimat pada pilihan tema yang ada di poster/banner.  Kalimat yang benar “kami telah berbuat sebelum yang lain memikirkannya”, bukan “kami sudah membuat sebelum yang lain memikirkannya”.

REVIEW FILM KETIKA MAS GAGAH PERGI : PERJUANGAN YANG PANJANG MENUJU KEBAIKAN


Film Ketika Mas Gagah pergi yang diadaptasi dari Novel yang sama berjudul Ketika Mas Gagah pergi. yang di tulis oleh Mbak Helvi Tiana Rosa (HTR)
sebelum saya mereview film ini mari kita buka sejarah, karna bangsa yang besar tidak pernah melupakan Sejarah sebuah quite yang saya dengar saat adengan Yudi ( Masaji wijayanto) bermain peran pada saat latihan theater mengangkat kisah palestina
Saya mencoba membuka sejarah Novel Ketika Mas Gagah Pergi yang awal nya merupakan cerpen yang muncul dimajalah Annida pada tahun 1990 dan diterbitkan menjadi sebuah Novel pada tahun 1997
dan menjadi sebuah Film layar lebar pada tahun 2016

yah memang patut indobroadcat production mengapresiasikan di awal pemutaran filmnya dengan latar daerah ternate yang indah

kembali ke cerita Film Ketika Mas Gagah Pergi yang dibintagi oleh Pendatang muda yang berbakat Hamas Syahid, Aquino umar, Masaji Wijayanto, Izzah Ajrina.dan didukung oleh artis-artis senior seperti Wulan Guritno, Mathias Muchus, Dwiki Darmawan sekaligus sebagai arrasemen lagu Rabbana yang menjadi sountrac film KMGP ini.

Seorang Mas Gagah ( Hamas Syahid) Mahasiswa Pintar, gaul dan supermodel mendapatkan hidayah ketika melakukan riset ke ternate. perubahan nya ini ditentang oleh adiknya Gita Ayu Pratiwi ( Aquino Umar) yang merasa kakaknya sudah berbeda

Perjuangan Mas Gagah untuk menebar kebaikan pada keluarganya tidak langsung frontal tapi dengan perlahan dan panjang awalnya dengan mengubah pangilan adiknya awalnya Gita menjadi Dik manis, mengajak ibu nya ( Wulan Guritno) untuk melihat rumah singgah Cinta yang dibangunnya bersama teman-teman rohis dan pereman kampung pensiun (epi kusnandar) 

Yang paling seru adalah adegan Yudi ( Masaji Wijayanto) yang selalu ada di setiap bus yang di naiki oleh Gita, mulai dari kopaja sampai Transjakarta memberikan ceramah singkat yang temanya sesuai dengan penumpangnya. misal ketika ceramah tentang setiap orang tidak dinilai dari bentuk dan rupa tapi dari amal ibadahnya. pada saat itu penumpang nya ada Eli sugigi. ada juga ceramahnya tentang korupsi eh ternyata ada yang maling di Bus Transjak yang di perankan oleh ali syakib.

Perjuangan panjang menuju kebaikan selalu di dengung kan oleh Mas Gagah adalah " Jika kita tidak setuju pada suatu kebaikan yang mungkin belum kita pahami, kita bisa coba untuk menghargainya"


Film ini layak ditonton oleh Keluarga dan anak - anak karna film ini bersih dari adegan Sensual yang selalu ada di Film- film layar lebar.

Film Ketika Mas Gagah Pergi akan ada Sesion 2 yang lebih seru dan berlinang air mata.
kalau boleh jujur saya malah berharap Film Ketika Mas Gagah Pergi ( KMGP) menjadi 3 Sesion






Senin, 19 Oktober 2015

BELAJAR KESABARAN DARI PENGISIAN PUPNS



Dengan adanya Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil ( PUPNS) 2015 ada hal- hal menarik yang mesti kita simak.

Tengang waktu batas akhir pendaftaran pengisian EPUPNS membuat para PNS harus segera untuk memasukkan datanya. ditengah keseriusan PNS memperbaiki datanya. namun server tidak mendukung sihingga terjadi not available
 Tidak meratanya pembagian jadwal pengisian PUPNS



Namun tak di pungkiri ada hal positif yang didapat dari pengisian EPUPNS
1. Melatih kesabaran dalam pengisian EPUPNS

2. Lihat jadwal, agar waktu kita bisa di menej dengan baik ke kegiatan yang lain

3. Lakukan bersama-sama sehingga dapat menjalin keakraban


Selamat Mengisi data. Pastikan diri Anda Terdaftar




COPAS DARI WWW.FLPRIAU.ORG LAUNCING BUKU RIWAYAT ASAP



Penggarapan buku antologi bersama tema asap yang digagas Forum Lingkar Pena Riau rencananya juga akan melibatkan pihak telkomsel sebagai sponsor penuh program tersebut.

Melalui perwakilan telkomsel di Riau, Sri Riberthi disebutkan bahwa pihak Telkomsel bersedia mendanai pengadaan dana untuk program sosial tersebut.

“Dari Telkomsel Insya Allah kita usahakan dana, sudah ACC dengan pimpinan yang di Medan.” Ujar Ibeth yang turut hadir dalam rapat persiapan kegiatan launching buku, (9/10) di Pekanbaru.

Buku yang rencananya dicetak setebal 200 halaman tersebut berisi kumpulan cerpen dan puisi bertema asap yang merupakan bagian dari kampanye peduli asap se Indonesia.

Selain dari penulis internal FLP, turut hadir pula karya-karya sastrawan hebat Riau lainnya dalam buku ini sepertu Husnu Abadi, Fakhrunnas MA Jabbar dan sebagainya. Pasca terbit rencananya buku ini juga akan dilaunching secara resmi di Pekanbaru.


Info terbaru dari FLP Riau : akan diadakan Launcing buku " Riwayat Asap " dan Talkshow sastra hijau Forum Lingkar Pena Wilayah Riau ( FLP Riau)
Hari     : Sabtu, 24 Oktober 2015
Pukul  : 09.00 Wib - Selesai
Tempat : Ruang Ismail Suko - Perpustakaan Suman Hs
              Jl. Sudirman - Pekanbaru- Riau

Pendaftaran gratis untuk 25 orang pendaftar pertama.

LOMBA CERPEN FABER- CASTELL 2015 ( DL 15 JANUARI 2016)




Hobi nulis? Ingin tulisanmu diterbitkan dan menginspirasi banyak orang? Yuk, ikutan Lomba Cerpen Faber-Castell 2015! Tuangkan imajinasimu tentang “Mystery” dalam bentuk cerpen dan rebut hadiah jutaan Rupiah! Cerpen pemenang akan diterbitkan lho!
Saatnya kamu berkarya, saatnya tulisanmu yang dibaca!
TEMA LOMBA “MYSTERY”
Tidak bisa dihindari bahwa misteri merupakan bagian dari kehidupan manusia. Misteri di sini tidak hanya mengenai hantu ataupun sejenisnya, melainkan mengenai keinginan manusia untuk mencari penjelasan atas hal-hal yang misterius. Contohnya adalah kehidupan seorang detektif yang mendedikasikan dirinya untuk menyelidiki kasus-kasus yang tidak terjawab, lalu juga cerita-cerita dongeng bahwa ada makhluk halus yang membantu atau menyakiti manusia dalam kasus-kasus yang tidak bisa dijelaskan nalar, dan berbagai macam cerita lainnya.
Peristiwa aneh, teka-teki, kasus-kasus tidak terjawab; itu semua merupakan bagian dari misteri secara umum yang sangat menarik untuk digali dan menciptakan karya-karya yang sangat menghibur atau mungkin juga menegangkan.
Kami tunggu karya-karya kreatif kalian!
HADIAH
· Masing-masing pemenang perkategori usia mendapatkan :
Juara 1 : Uang tunai Rp 7.500.000,- + Goodie bag product Faber-Castell
Juara 2 : Uang tunai Rp 5.000.000,- + Goodie bag product Faber-Castell
Juara 3 : Uang tunai Rp 3.000.000,- + Goodie bag product Faber-Castell
Juara Harapan 1,2,3 dari masing-masing kategori :
Harapan 1 Uang tunai Rp 1.500.000,- + Goodie bag product Faber-Castell
Harapan 2 Uang tunai Rp 1.200.000,- + Goodie bag product Faber-Castell
Harapan 3 Uang tunai Rp 1.000.000,- + Goodie bag product Faber-Castell
· Hadiah lainnya :
1 Cerpen dengan Tulisan Tangan Terindah : Rp 1.000.000,- + Goodie bag product Faber-Castell
1 Cerpen Favorit (LIKE terbanyak di Facebook) : Rp 1.000.000,- + Goodie bag product Faber-Castell
·  Cerpen pemenang akan diterbitkan!
MEKANISME
1.      Lomba terbuka dalam beberapa kategori _usia :
A.    Kategori A : Pelajar (usia <18 th)
B.    Kategori B : Mahasiswa dan Umum (usia >19 th)
2.      Peserta tidak dipungut biaya apapun.
3.      Tema : Mystery
4.      Syarat dan ketentuan :
·  Download dan cetak kertas untuk menulis dari website www.lombacerpen.com.
·  Cerpen ditulis tangan dan harus diberi judul. Tulisan harus jelas dan terbaca.
· Panjang cerpen maksimal 4 halaman A4. Kolom kode diisi dengan kode kategori usia seperti tertera
pada No. 1.
· Gunakan varian pulpen dari Faber-Castell untuk menulis cerpen (CX, Grip X, RX, speedx).  Buktikan
dengan menyertakan fotomu saat sedang menulis cerpen dengan pulpen tersebut.
· Cerpen adalah karya asli peserta dan bukan hasil plagiarisme serta belum pernah dimuat di media
cetak manapun. Konten tidak bermuatan unsur SARA (Suku, Agama, Ras dan Antargolongan).
· Penulis profesional dilarang mengikuti Lomba Cerpen ini. Penulis profesional adalah seseorang yang
pernah mengeluarkan karya sastra dalam bentuk buku; baik dalam bentuk novel, kumpulan cerpen,
maupun karya sastra lainnya.
· Peserta dapat mengikutsertakan maksimal 3 cerpen karyanya. 3 Cerpen tersebut harus memiliki judul
dan jalan cerita yang berbeda.
· Hasil penjurian Lomba Cerpen Faber-Castell tidak dapat digangggu gugat. Tiap cerpen yang diterima
panitia sepenuhnya menjadi hak milik PT Faber-Castell International Indonesia.
· Cerpen yang tidak diunggah (upload) ke website www.lombacerpen.com serta tidak memenuhi syarat
dan ketentuan tidak diikutsertakan.
· Pemenang wajib menyerahkan bukti struk pembelian pulpen Pulpen Faber-Castell dengan tipe apapun
yang digunakan. Bila pemenang tidak mampu menunjukkan struk pembelian, maka akan didiskualifikasi
5.      Cerpen dikirimkan dengan cara berikut :
· Registrasi di website www.lombacerpen.com.
· Aktivasi akun dengan mengikuti langkah yang dikirimkan ke email peserta. Gunakan akun yang sudah
diaktivasi untuk log in.
· Download (unduh) dan print kertas cerpen dari website www.lombacerpen.com. Tuliskan cerpen
dengan ballpen Faber-Castell maksimal 4 halaman A4 pada kertas cerpen. 
· Scan cerpen.
*format : JPEG dan size max 1 MB/image
· Upload (unggah) file cerpen dan bukti foto penggunaan pulpen Faber-Castell. Cek status cerpen di tab
Galeri untuk melihat apakah cerpen sudah berhasil diunggah.
· Unggah juga cerpen ke Facebook fanpage Faber-Castell International Indonesia dan kumpulkan LIKE
sebanyak mungkin untuk menjadi pemenang Cerpen Favorit*.
Batas akhir pengumpulan LIKE sama dengan batas akhir penerimaan cerpen di website.
*10 cerpen dengan like terbanyak akan mendapatkan penilaian dari tim juri untuk terpilih sebagai cerpen
terfavorit diluar pemenang Kategori Usia
6.      Periode lomba :
·      Lomba mulai di 19 Oktober 2016.
·      Batas akhir penerimaan cerpen15 Januari 2016 pukul 23.59 WIB.
·      Pengumuman pemenang Lomba Cerpen Faber-Castell: 15 Februari 2016
7.      Tim juri :
·         Risa Saraswati (Penulis buku Danur),
·         Nina Moran (Founder dan CEO majalah Gogirl!)
·         Intan Savitri (White Director Tulisen.com).

Lomba Cipta Puisi Nasional 2024 ( DL 28 Agustus 2024)

  MENULIS PUISI DAPAT SMARTPHONE & UANG TUNAI✨ Mari tuangkan perasaan kita melalui puisi dengan mengikuti Lomba Cipta Puisi Nasional 202...