Jumat, 27 September 2013

Lomba Menulis Resensi Buku Indiva 2013 ( DL 31 Desember 2013)


Lomba Menulis Resensi Buku Indiva 2013

Suka membaca buku? Mengapa tak mencoba menjadi pembaca kritis nan cerdas? Yuk, ikuti lomba berhadiah total jutaan rupiah ini!
Lomba Menulis Resensi Buku Indiva 2013
Buku yang dilombakan adalah sebagai berikut:
FIKSI
  • Da Conspiracao, Sebuah Konspirasi (Afifah Afra)
  • Rinai (Sinta Yudisia)
  • Jasmine, Cinta yang Menyembuhkan Luka (Riawani Elyta)
  • A Cup of Tarapuccino: Secangkir Cinta, Rindu dan Harapan (Riawani Elyta)
  • 3 Anak Badung (Boim Lebon)
  • My Avilla (Ifa Avianty)
  • Altitude 3676 Takhta Mahameru (Azzura Dayana)
  • Cinta yang Membawaku Pulang (Agung F. Aziz)
NON FIKSI
  • Sebelum Aku Menjadi Istrimu (Deasylawati)
  • Kitab Cinta dan Patah Hati (Sinta Yudisia)
  • Buku Asyik Si Cewek Cantik (Asri Istiqomah)
  • Dari Jerawat Hingga Cinta Monyet (M. Dzanuryadi & Ahmad Izzan)
  • Kitab Sakti Remadja Onggoel (Riawani Elyta & Oci Y. Marhari)
  • Malam, Janganlah Cepat Berlalu (Hatta Syamsuddin)
MEKANISME LOMBA
  1. Resensi ditulis dalam Bahasa Indonesia dengan memasukkan beberapa unsur: Judul buku, penulis, ISBN, penerbit, ketebalan, ukuran, harga buku dan cover buku yang bersangkutan.
  2. Resensi diposting di akun Facebook, Kompasiana, Blog atau Website milik peserta (bisa pilih salah satu).
  3. Konten resensi juga diposting di akun Goodreads peserta.
  4. Alamat URL posting dan akun goodreads resensi didaftarkan ke email publish.indiva@gmail.com  dengan dilampiri:
  • Biodata lengkap (plus alamat dan no HP yang bisa dihubungi)
  • Scan Struk pembelian minimal 1 buku terbitan Indiva Media Kreasi (boleh buku yang tidak diresensi, non buku anak/al-ma’tsurat/produk khusus).
  • Akun FB/Twitter
PENJADWALAN
  1. Lomba dimulai 1 Oktober 2013 dan berakhir pada 31 Desember 2013.
  2. Pengumuman pemenang tanggal 15 Januari 2014 di web www.indivamediakreasi.com

ASPEK PENILAIAN LOMBA
  1. Konten resensi, dengan bobot 75%
  2. Popularitas dan interaktif blog (trafik, komentar, like dll.) dengan bobot 25%
KETENTUAN LAIN
  1. Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu resensi , akan tetapi masing-masing file harus disertai dengan struk pembelian buku (tak mengapa jika satu struk terdiri dari beberapa judul buku).
  2. Lomba ini tertutup bagi karyawan dan keluarga besar PT Indiva Media Kreasi.
  3. Penetapan pemenang mutlak menjadi hak Dewan Juri.
  4. PT Indiva Media Kreasi memiliki hak mempublikasikan resensi pemenang lomba ini di media-media milik PT Indiva Media Kreasi, tanpa honor tambahan kepada pemenang.
HADIAH
Juara 1  
Uang tunai Rp 1.500.000 + plakat + piagam+ paket buku
Juara 2          
Uang tunai Rp 1.250.000 + plakat + piagam + paket buku
Juara 3      
Uang tunai Rp 1.000.000 + plakat + piagam + paket buku
3 Juara Harapan    
Masing-masing uang tunai Rp 300.000 +piagam + paket buku
5 Juara Favorit  
Masing-masing paket buku senilai Rp 200.000,- + piagam
20 Hadiah Hiburan  
Merchandise cantik dari Indiva
Sumber : http://linkis.com/indivamediakreasi.com/JZMq

Kamis, 26 September 2013

KADO MILAD TERINDAH DI SETIAP SAAT


Sebenarnya Milad ( Ultah/ Hari lahir) saya masih ada sekitar 23 hari lagi perubahan anggka usia dari 31 menjadi 32. Tapi saya ingin mengulang rasa syukur atas nikmat usia yang telah terlewati dalam status : lajang yang mandiri dan baik hati. (^_^).
Mencoba mengurai nikmat usia sejak bermohon kepada Allah supaya di berikan Kado Jodoh di Usia 23 tahun, namun hampir usia 32  Kado Jodoh belum juga sampai pada saya, hampir 9 tahun saya menunggu Kado Jodoh itu dengan terus berdo’a dan berharap keridho’an dari Allah semoga Kado nya sampai pada saya. Dan saya yakin Kado Jodoh itu akan sampai kerumah saya hanya perlu mengasah kembali Niat dan Kesabaran serta mencari info untuk perbaikan diri supaya Kado Jodoh yang saya mau sesuai dengan keingginan hati.
Saya akan coba membuka kembali satu persatu Kado yang Allah berikan di saetiap bertambah usia dan berkurangnya jatah hidup
Kado di Usia 23                =  Lulus dari Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau dengan IPK  3,20 dan langsung bisa Kualiah S2 dengan Program Beasiswa
Kado di Usia 24                =  Bisa bekerja di Tata Usaha di salah satu SMP Negeri di Pekanbaru tanpa tes dan tanpa surat lamaran
Kado di Usia 25                =  Kehilangan Ibaunda tercinta 12 hari Menjelang Milad ( 8 Oktober 2006 )
Kado di Usia 26                =  Menjadi wisudawan terbaik Pasca Sarjana dengan IPK 3,68
Kado di Usia 27                = Menjadi Calon Anggota Dewan (CAD) DPRD TK I Kota Pekanbaru, dan pada saat itu saya selalu berdo’a pada Allah supaya tidak terpilih dalam Amanah itu dan Allah kabulkan do’a saya pada saat itu. Tapi saya sungguh merasa terharu di setiap kecamatan di Dapil 1 suara saya ada. Alhamdulillah
Kado di Usia 28                =  Bisa Bertemu dengan Penulis Nasional, bisa bersalaman dan meminta tanda tanggan, mereka adalah Mbak Afifah Afra dan Uni Maimun Herawati ( Mutmainah)
Kado di Usia 29                = Mencoba ikut PNS yang ke 4 kalinya ternyata tidak Lolos dan karya yang saya harap bisa dibukukan ternyata di tolak penerbit
Kado di Usia 30                = Punya buku pertama walau baru Antologi serta Puisi dan Cerpen terbit di Koran Haluan Riau
Kado di Usia 31                = Walau belum saat nya 2 bulan menjelang Milad Allah beri 2 kado terindah. 1. Bisa menginjakkan kaki sampai ke Pulau Bali. 2. Bisa bertemu dengan Penulis Nasional yang selama ini hanya tulisannya saja saya baca, kali ini hampir 4 hari merasaka gelora semangat mereka, kecerian mereka dan ketawadhu’an mereka. Diantara penulis Beken ini adalah : Helvi Tiana Rosa, Maimon Herawati,Izzatul Jannah, Habiburahman El Shirazy,
M. Irfan Hidayatullah, Gola Gong, Sinta Yudisia Wisudanti, Afifah Afra, Rahmadiyanti Rusdi, Adam Muhammad, Lia Octavia, Asri Istiqomah & Dhieny Megawati ( Alhamdulillah saat itu di beri kesempatan untuk bisa Satu Kamar) , Muthi Masfuah, Gegge Mapangewa, Nanik Susanti, Azzura Dayana, Koko Nata, Naqiyyah Syams,Nurbaiti, Nunu el-Fasa, Yanuardi Syukur, Ummi Kulsum. Dan banyak yang lainnyaa, Cuma ngak terlalu hapal nama mereka namun saya yakin akarya mereka sudah bertebaran aaadaia berbagai Media
Ya Allah Nikmat mana lagi yang harus saya Ingkari, begitu banyak Kado- Kado Milad terindah yang Engkau Berikan dalam hidup ini.

*sebuah Pengharapan akan indah jika semuanya kita serahkan pada Allah.

Jumat, 20 September 2013

MUNAS 3 FLP SAATNYA BERTEMU PENULIS BESAR (PART 2)

Hari ke 2 Munas 3 FLP acara di adakan di Grand Santhi, dari tempat penginapan Grand Villas, memakan waktu 1 jam perjalanan.
Pagi- pagi menjelang menunggu Bus yang akan membawa kami ke acara Pembukaan Munas 3 yang di adakan di Hotel Grand Santi, saya berdiri tidak jauh dari Delegasi Jawa Timur, tak menyangka bisa bertemu dengan Mbak Sinta Yudisia  saya punya banyak sekali buku beliau  seperti : Pink, Lafaz cinta, Langit Lembayung, Cadas Kebencian,Melintasi Batas, Selaksa Rindu Adinda,Coz I Lov U,Reinkarnasi,Existere. dan saya bisa bertemu mbak Nunu el Frasa yang bisa saya jumpai di group IIDN ( Ibu- ibu Doyan Menulis)
 
Bersama delegasi dari FLP Jawa Timur, Mbak Sinta Yudisia, Mbak Ummi Kulsum , Mbak Nunu el Prasa

Setelah naik bus bahagia bisa berjumpa dengan Mbak Naqiyah Syam ( Ketua FLP Lampung), saya punya satu buku yang sama dengan beliau di Memoar Guru dan dek Liya dari FLP Cabang Jombang, yang asli Ngawi penulis puisi yang sangat berpotensi
Setelah sampai di Hotel Grand Santhi saya ketemu penulis buku Tahta Mahameru, Zukruf Kasih. Penulis yang sangat ingin temui di acara Munas karena tulisannya sering membawa saya berharap bisa hadir ke kota- kota yang di ceritakannya dia adalah Azzura Dayana ( FLP Palembang) dan tak kalah serunya saya bertemu Hikaru Nurbaiti ( Danus FLP Pusat), dia melihatkan foto-foto ketika baru saja mendaki gunung Rinjani  ( jadi kepengeen ke sana, asli fotonya keren)
 Sebenarnya mau cerita lagi dengan siapa saja saya bertemu tapi kita sambung besok saja ya. (ke Part 3)

MUNAS 3 FLP Saatnya Bertemu Penulis Besar

29 Agustus- 1 September 2013 saya dan 2 teman dari FLP Riau berkesempatan untuk menghadiri Munas FLP ke 3 di Bali.

di Hari Pertama Pelaksanaan Munas 29 Agustus 2013 setelah acara Temu ramah seluruh delegasi saya berkesempatan untk bercerita panjang dengan beberapa penulis diantaranya : - Mbak Izzatul Jannah ( Intan Savitri) Ketua umum FLP 2009 - 2013, Uni Imun ( Maimon Herawati Penulis buku Pingkan), ada Kang Abik ( Habiburahman Elshirazi) bersama istri, Mas Gola Gong ( Presiden Rumah Baca), Kang Irfan Hidayatullah ( Ketua Umum FLP 2005-2009).
                                                       Bersama Mbak Ije ( Izzatul Jannah)
Jadi terharu dari sekian banyak penulis Hebat 2 orang yang mengenal saya dengan baik 1. Mas Gola Gong, sempat menanyakan kabar saya, ( Mas Gola Gong di bulan Mei 2013 sempat mengisi acara di FLP Riau), 2. Uni Imun ( Maimon Herawati) banyak sekali memberikan masukan pada calon tulisan saya, beliau mengatakan bahwa " bisa saja terjadi perubahan dalam tulisan kita jangan ragu untuk memperbaikinya" dan manfaatkan saat-saat berdiskusi dengan komunitas penulis, dan seperti pertemuan qita saat ini adalah pertemuan mahal belum tentu Munas berikutnya kita bisa bertemu kembali dan satu lagi yang membuat petemuan ini mahal adalah Ongkos ke Pulau Bali ini sangat mahal, he..he... 
                                                       Bersama Uni Imun, Istri Kang Abik
Selanjutnya masih bersambung dengan tulisan Berikutnya ( Part 2)


Kamis, 09 Mei 2013

Winwin Faizah, Mentari penyemangat diri


Awal Perkenalanku dengannya hanyalah dari info sebuah lomba bareng Bunda Pipet senja, dengan tema Memperbincangkan guru. Walau aku tak menang dalam lomba ini, namun  senang ketika di sapa oleh Pj lomba  lewat socmed, dan dapat nomor HP nya, SMS terus berlanjut, menurut ku orang nya menyenangkan walau belum pernah jumpa
Kesukannya pada Backpacker membuat semangat berpetualangku kembali bersemi .berharap bisa bersama bertasbih mengelilingi bumi indonesia yang indah
walau usianya jauh lebih muda dari ku  banyak hal yang  membuatku  terkagum- kagum padanya, dan sering bergumam, “kok bisa ya”.
Statusnya sebagai Mahasiswa tidak membuat dia berleha- leha dengan menyadang status mahasiswa, pekerjaan sebagai penyalur Tenaga Kerja pun di lakoninya.
Setiap Event lomba baik menulis maupun video di ikutinya, walau ku tahu tidak semua event membuatnya menang.
Tulisannya di Di Blog ataupun di Wordpres mampu  memberi pengetahuan baru dan semangat baru dalam petualangan menjelajah bumi indonesia yang indah ini.
Ada sebuah Artikel unik yang kudapatkan  dari tulisannya di http://winwinfaizah.wordpress.com/2012/01/25/status-collection-hidup-ini/
Hidup ini mewah. Untuk mereka yg mampu menarik hikmah dari setiap masalah
Hidup ini berarti. Untuk mereka yg percaya pada mimpi dan kata hati, yakin bahwa Allah akan menjawab semua doa suatu hari nanti
Hidup ini sempurna. Untuk mereka yg mampu menjadi berguna
Hidup ini menawan. Untuk mereka yg tetap bersemangat meski dalam keterbatasan, terus berjuang dan fokus pada tujuan
Hidup ini anugerah. Untuk mereka yg tidak berjiwa kerdil dan kalah, bijak menentukan arah dan langkah.
Hidup ini aduhai. Untuk mereka yg tidak terlena dalam santai. Segera laksanakan tugas agar lekas tertunai.
Hidup ini luar biasa. Untuk mereka yg menjalaninya dgn semangat bisa. Tak pernah menyerah dan mengharamkan putus asa
Hidup ini istimewa. Untuk mereka yg meski terpuruk masih bisa tertawa, menyadari bahwa bahagia yg hakiki ada dalam jiwa
Hidup ini menyenangkan. Untuk mereka yg mampu membingkainya dalam indah persaudaraan. Mampu berjalan selaras meski dalam perbedaan
Hidup ini maknyus, untuk mereka yang tak menjadikannya sebatas garis lurus, berani mengambil tantangan dan bermain arus
Hidup ini nikmat. Untuk mereka yg selalu bersemangat. Bertambah kuat seiring tantangan yg makin berat
Hidup ini indah, untuk mereka yg mampu berdamai dgn masalah, tersenyum dalam musibah dan melihat semua kejadian sbg rangkaian hikmah
Hidup ini indah ketika kita bahagia. Dan jauh lebih indah ketika orang lain bahagia karena kita
Hidup ini mewah. Untuk mereka yg mampu menarik hikmah dari setiap masalah
Hidup ini berarti. Untuk mereka yg percaya pada mimpi dan kata hati, yakin bahwa Allah akan menjawab semua doa suatu hari nanti
Hidup ini sempurna. Untuk mereka yg mampu menjadi berguna
Hidup ini menawan. Untuk mereka yg tetap bersemangat meski dalam keterbatasan, terus berjuang dan fokus pada tujuan
Hidup ini anugerah. Untuk mereka yg tidak berjiwa kerdil dan kalah, bijak menentukan arah dan langkah.
Hidup ini aduhai. Untuk mereka yg tidak terlena dalam santai. Segera laksanakan tugas agar lekas tertunai.
Hidup ini luar biasa. Untuk mereka yg menjalaninya dgn semangat bisa. Tak pernah menyerah dan mengharamkan putus asa
Hidup ini istimewa. Untuk mereka yg meski terpuruk masih bisa tertawa, menyadari bahwa bahagia yg hakiki ada dalam jiwa
Hidup ini menyenangkan. Untuk mereka yg mampu membingkainya dalam indah persaudaraan. Mampu berjalan selaras meski dalam perbedaan
Hidup ini maknyus, untuk mereka yang tak menjadikannya sebatas garis lurus, berani mengambil tantangan dan bermain arus
Hidup ini nikmat. Untuk mereka yg selalu bersemangat. Bertambah kuat seiring tantangan yg makin berat
Hidup ini indah, untuk mereka yg mampu berdamai dgn masalah, tersenyum dalam musibah dan melihat semua kejadian sbg rangkaian hikmah
Hidup ini indah ketika kita bahagia. Dan jauh lebih indah ketika orang lain bahagia karena kita
Dan Satu SMSnya yang masih terus ku ingat adalah : Tidak mudah mempertahankan semangat, maka peliharalah semangat itu agar tetap bersemangat

Mentari Penyemangat, Semoga di Suatu Masa Allah bisa mempertemukan saya dengannya dalam  rangka kebaikan,  Amiin ya Allah
Bumi bertuah, 100513

Selasa, 07 Mei 2013

3 Hari 3 Provinsi ( Part 2 )


2. Lampung – Jakarta
Setelah prosesi pemakaman “ Emak Ijah “, aku mendapat kesempatan untuk berjalan- jalan di sekitar lampung Selatan tepat nya di Desa Margodadi, ketika memasuki  desa yang asri, masih di penuhi sawah yang membentang, masih kulihat “ gerobak sapi” membawa hasil panen padi


seru juga kalau bisa naik itu, namun ku urungkan niat ku untuk minta ikut sama bapak- bapak tersebut, karana ku harus bergegas menjemput “ Uni May” di desa Gedung Meneng, saaat memasuki rumah ni may kulihat “ Kak Zul “( Suaminya Uni may) sudah siap dengan Handsprayer ( Alat menyemprot tanaman), Bang Nasri dan Ferry sudah siap mengambil Ikan dari Kolam rumahnya “ Uni May “  dan si empu rumah nya sendiri sudah bersiap dengan bumbu ikan bakar, bakal makan lezat nieh, hmmm nyami
setelah menjemput Uni May langsung kami menuju pasar margadadi yang tak jauh dari rumah Emak Ijah,  di sepanjang pasar bahasa yang di gunakan adalah bahasa jawa, karena sudah terbiasa mengunakan bahasa jawa. Uni- uni ku yang  bermukim di margadadi  tidak bisa lagi bahasa Minang yang menjadi Bahasa Orang tuanya.
Selain melihat suasana alam yang asri aku bertemu dengan banyak saudara dan keponakan beserta cucu yang cantik Jelita anak dari keponakan ku Yeni

sebenarnya aku menyimpan banyak asa untuk bisa melihat pesona alam di Lampung Selatan diantara tempat yang ingin ku kunjugi di lampung selatan :
1. Pantai Pasir Putih, Pantai yang menawarkan keindahan pantai dan ombak yang indah terletak di Desa tarahan
2.  Pantai Merak Belantung . terletak di sebuah teluk kecil yaitu Teluk Belantung atau bersebelahan dengan Kalianda Resort. Pantai yang bersih dengan pemandangan alam yang indah
3. Kepulauan Krakatau. Pulau yang terletak di dekat selat sunda menawarkan keindahan akibat letusan Gunung Berapi yang di sebut Krakatau purba
Semoga di suatu masa bisa kembali ke Bumi Ruwa Jurai,  Insya Allah
( masih ada kisah berikutnya)

Lomba Cipta Puisi Nasional 2024 ( DL 28 Agustus 2024)

  MENULIS PUISI DAPAT SMARTPHONE & UANG TUNAI✨ Mari tuangkan perasaan kita melalui puisi dengan mengikuti Lomba Cipta Puisi Nasional 202...